Ada 3 jenis traffic.
Organic Traffic.
Contohnya:
- Channel YouTube.
- List friends Account FB, member Facebook Group, & Followers Account IG,
- Traffic ke blog karena saat ini posisi kita menang di keyword tertentu di Google.
Kenapa gak disebut FREE Traffic?
Traffic yang Anda dapetin karena: (1) Tenaga, (2) Usaha, & (3) Waktu Anda di masa lalu (dalam ngebangunnya). Enggak gratis!
---
Namanya juga "organic", suatu saat bisa musnah. Tanpa permisi.
❗️ Berjuta - juta subscribers channel YouTube, bisa nguap begitu aja kalo channel Anda dibanned (saya ngalamin).
❗️ List Friends di account FB? Tahun 2013, sempat jadi ASET. DULUUU. Sekarang? Tiap Anda posting, memangnya postingan Anda muncul di newsfeed seluruh temen FB Anda? Member Facebook group? Sama juga. Cepat atau lambat, akan terjadi di account IG.
❗️ Nikmatin leads/sales dari traffic blog Anda? Alhamdulillah. Selamanya? Ya enggak. Kalah sama competitor baru, deindex, atau terpental akibat update algoritma, keindahan itu bisa segera pupus (saya sudah ngalamin juga).
---
Paid Traffic.
Bagi saya pribadi yang bertahun - tahun bisnis hidup dari organic traffic. Lalu mengenal paid traffic, serasa menemukan angin surga!
Serasa traffic itu adalah sesuatu yang bisa diatur begitu saja. Tinggal bayar, maka traffic dateng!
Gampang & Bebas!
---
Gampang? Mungkin iya.
Bebas? Tunggu duluuu.
- Gak salah.
- Tapi gak sepenuhnya benar.
---
Karena meskipun berbayarrr, tetep ada problemnya (gak sepenuhnya bebas).
- Ketika account kena banned? Account iklan AME? Account iklan restricted? Blass hilang traffic dalam sekejap.
- Ketika harga ngiklan, jadi lebih mahal (dinaikkin oleh FB)? Mau protest? Ke siapa?
---
Di suatu titik, saya merasa paid traffic itu kayak saya adalah bayi.
- Kita laper, tinggal nangis. Orang tua akan gotong kita buat disuapin.
- Kita ngompol, tinggal nangis. Orang tua akan gendong & cebokkin kita di kamar mandi.
- Mau sesuatu, tinggal nangis. Orang tua akan dateng & memberikan bantuan.
Salah kah? Enggak. Namanya juga bayi.
---
Tapi ketika kita beranjak makin besar... Badan makin besar, umur semakin nambah, keinginan makin banyak.
Masa iya orang tua kita ngebantuin terus???
Begitu orang tua kita meninggal? Gak ada yang gendoingin & anterin kita ke WC?
---
Masih single fighter? Enggak papa. Namanya juga masih sendiri.
Tapi ketika sudah musti nambah karyawan, sewa gudang, produksi barang, import barang, dan lain - lain.
Masa iya kita bisa tenang - tenang aja. Sementara kita tau kalo semua profit kita itu dihasilkan karena kita bisa paid traffic?
Yang artinya begitu paid traffic itu terganggu? Bisnis ikut terganggu???
---
Private Traffic.
